Bertemu Pak Gun Soetopo, Milyuner Buah Naga

Yuhuuu…. Inilah kesempatan kita untuk menemui tokoh nasional yang sukses mengembangkan pertanian buah naga. karena kunci agar bisnis kita selalu menguntungkan adalah, berpikir kreatif dalam meng ‘create’ pasar.

Image

Pertemuan pagi tadi antara jam 08.00-11.00 di kebun teaching farm IPB dengan pak Gun Soetopo, memberikan amunisi baru agar kami dapat bergerak dan turun ke lembah-lembah pertanian. Turunnya kami ke lembah pertanian bertujuan ikut serta memanen kekayaan hayati Indonesia agar dapat menyumbang kebutuhan pangan dunia. Selain itu yang terpenting adalah mengantar diri sendiri agar dapat tertular keberkahan dan kesuksesan pak Gun Soetopo, dalam memberikan manfaat dan pengabdian mengisi kemerdekaan Indonesia.

Pada awal perkenalan pak Gun menanyakan apa sebutan kami para peserta Indonesia Bangun desa. Mendengar pernyataan tersebut, dengan lantang kami menyebut diri kami adalah Perwira. Perwira secara khusus saya definisikan sebagai petani wirausaha, yang ingin membangun dan menyejahterakan masyarakat Indonesia dengan basis sumber daya lokal yang berasal dari pedesaan. Semangat “perwira” yang terpatri n hati kami,  mengantar kami untuk terus memperjuangkan cita – cita kami. Kami perwira IBD angkatan 1, bercita-cita dapat menjadi generasi mandiri yang dapat mengangkat harkat dan martabat petani, sehingga siapapun kelak tidak akan malu lagi bercita-cita menjadi petani.

3 hal Untuk menjadi orang yang Sukses:

  1. Ilmu
  2. Internet
  3. Networking

3 Rumus terjun di dunia bisnis

  1. Tekad
  2. Semangat
  3. Nekat.

Pro Dan Kontra Tentang Copy Paste Konten Artikel Di Blog

membaca artikel ini pingin nyebarin.. bukan tulisan sendiri, tapi bisa belajar sesuatu,,,

Apa Yang Saya Punya Hari Ini?

pro kontra imageArtikel dalam dunia internet adalah sejumlah tulisan-tulisan yang dipublikasikan oleh seorang atau beberapa author di dalam sebuah weblog maupun website yang mereka publikasikan melalui perambah internet.

Di situs-situs berita online, artikel merupakan bagian dari konten utama (primary content) mereka. Begitupun juga di situs-situs Wiki seperti Wikipedia.

Di zaman teknlogi informasi yang sekian maju ini

View original post 957 more words

Beda Gerakan dan Program

Jum’at, 7 Juni 2013

Kemarin adalah pertama kalinya perjalanan kunjungan ke tokoh nasional yang dilakukan Indonesia Bangun Desa. Indonesia Mengajar menjadi tempat yang kami tuju. Kami ingin mendapat semangat baru dari kawan-kawan Indonesia Mengajar yang telah berpengalaman terjun langsung ke Masyarakat di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Pertemuan ini mengenalkan kami kepada sosok pak anis Baswedan, penggerak Indonesia Bangun Desa dan Mas Mansyur pengajar muda angkatan pertama.

Sesi pertama kami berkenalan dan berdiskusi dengan pak Anis, beliau menggelitik kami dengan pertanyaan apa perbedaan dari Gerakan dan Program, disini beliau menjelaskan bahwa perbedaan gerakan dan program terletak pada kepemilikan atas masalah. Dalam definisi gerakan, kepemilikan masalah terletak pada masyarakat yang sedang terlibat masalah. sedangkan dalam program, masalah hanya diaanggap milik pelaku program, sedangkan masyarakat yang dilibatkan hanya merasa sebagai objek dan tidak merasa berkewajiban untuk melanjutkan program yang telah dirancang dan dijalankan. selain itu didalam gerakan sudah terdapat program-program yang akan dilaksanakan, namun dalam program belum tentu dapat menggerakkan masyarakat.

pesan pak Anis kepada kami para peserta Indonesia Bangun Desa, jadilah penggerak jangan jadi pemrogram, karena sudah banyak masalah yang coba diseleseikan dengan pendekatan program dan hasilnya masih kurang signifikan.Image